Lombok: Segera FGD Masalah Kopra

250
Billy Lombok (ist)

Manado, MP

Persoalan kopra kian diseriusi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut).

Para wakil rakyat tersebut mendesak pemerintah segera bertindak.  Pemerintah diminta segera menggelar Focus Group Discussion (FGD).

Keadaan komoditi andalan ini dinilai sangat memprihatinkan.  Wakil rakyat berharap segera ada jalan keluar terbaik untuk masalah ini.

“Pihak pemerintah mengatakan, ini tergantung harga pasar tapi pihak petani menyatakan harus ada peranan pemerintah. Saya mengusulkan nanti ke komisi 2 (DPRD Sulut, red) untuk mengadakan FGD antar stakeholder terkait,” tegas Anggota DPRD Sulut, Billy Lombok, Selasa (31/7), di ruang kerjanya.

Dijelaskan, semuanya harus duduk bersama menyelesaikan masalah ini. Baik pihak Komisi 2, pemerintah dan para petani. Supaya masing-masing bisa terlihat jelas duduk persoalannya dan solusinya.

“Bisa juga dilibatkan pengusaha, supaya tahu jalan keluar karena masalah ini kalau dibiarkan kita lihat perekonomian akan bergerak lambat,” tutur mantan ketua pemuda sinode GMIM ini.

“Langkah ke depan kita dari dewan akan approach, mendukung, mendorong supaya segera lakukan FGD untuk masalah kopra,” tutupa. (Iswan Sual)