Manipulasi Data, 3 Calon Maba Kedokteran Unsrat Dibatalkan Kelulusannya

233

Manado, MP

Tiga calon mahasiswa baru (Maba) angkatan 2019-2020, Fakultas Kedokteran, Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, harus dibatalkan kelulusannya karena terindikasi adanya manipulasi data atau pemalsuan data dari pihak sekolah pada saat memasukan data online.

Menurut informasi, sebelumnya mereka sudah dinyatakan lulus saat mengikuti jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).

Saat dilakukan verifikasi berkas dari pihak Unsrat mengenai tiga data Maba yang ada, ternyata ada data yang berbeda antara data yang dimasukan pada saat mendaftar online dengan data manual.

Pihak Unsrat terpaksa mengambil tindakan keras pada tiga calon Maba yang tidak disebut namanya. Mereka didiskualifikasi dari Fakultas Kedokteran Unsrat dan digantikan dengan orang lain.

Hal ini dijelaskan Humas Unsrat, Drs. Max Rembang, M.Si saat diwawancara.

“Ada tiga calon mahasiswa baru, Kedokteran yang ikut SNMPTN dinyatakan lulus, tetapi diberikan pinalti atau dianulir karena manipulasi data,” kata Drs. Max Rembang, M.Si, saat diwawancarai di gedung baru Fisip Unsrat, Kamis (18/7).

Rembang menjelaskan, bukan hanya Maba yang diberikan pinalti. Sekolah mereka juga diberikan pinalti atau dianulir.

“Bukan hanya Mabanya diberikan pinalti tetapi termasuk sekolahnya juga diberikan pinalti. Karena, data yang dimasukan di online tidak sama dengan data real,” tandas Rembang.

Wakil Rektor (Warek) Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Drs. Roni Gosal S.IP M.Si, ketika dikonfirmasi, membenarkan ada tiga Maba Fakultas Kedokteran telah dibatalkan atau diskualifikasi dari Unsrat. (Roki Taliawo)