Minta Pabrik Rokok Beli Cengkih, Lumentut: Perlu Ada ‘Tekanan’

103

Manado, MP
Menyambut perayaan Natal dan Tahun Baru, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut) tegas meminta perusahaan rokok membuka pembelian cengkih.

Anggota DPRD Sulut Wenny Lumentut mengatakan, perlunya tindakan tegas dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut demi kesejahteraan petani cengkih.

“Kesempatan ini akan dimanfaatkan oleh pedagang nakal dengan mempermainkan harga pasar. Pada akhirnya yang jadi korban dan menderita kerugian besar adalah petani,” tegas Ketua Fraksi Nyiur Melambai ini.

Menurut Lumentut, campur tangan ‘power’ politik perlu diambil guna mendongkrak nilai tambah bagi petani cengkih di Sulut.

“Anjloknya harga cengkih lebih banyak disebabkan kondisi yang terjadi saat ini. Karena ada 1 ataupun 2 pabrik yang menutup pembelian,” kata dia.

Lanjutnya, harga cengkih yang ada sekarang sudah tidak masuk akal lagi, karena harga sudah berada di bawah harga pokok produksi.

“Oleh sebab itu diharapkan kepada para petani agar dapat menahan penjualan hasil cengkihnya karena tahun depan harga akan naik dan akan memberikan margin yang cukup kepada para petani,” jelas Lumentut. (Eka Egeten)