Nelce Ditemukan Dalam Keadaan Lemas

178

Tompaso Baru, MP

Babinsa Koramil 1302-18/Tompaso Baru, Kopda Alfon Pieter bersama Aparat Desa Tambelang, Linmas dan masyarakat, ramai-ramai melakukan pencarian orang hilang atas nama Nelce Lokas ( 76 ). Proses pencarian dilakukan pada Selasa (16/07) pukul 17.00 Wita di Desa Tambelang, Kecamatan Maesaan, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel).

Dari informasi yang diperoleh, kronologi kejadian, pada hari Minggu (14/7) pukul 17.30 Wita, masyarakat melihat korban berada di sungai dekat jembatan yang menghubungkan antara DesaTambelang dan Desa Kinamang. Korban saat itu sedang mengumpulkan sampah-sampah plastik, botol, kayu dan lain-lain.

Saat itu masyarakat semua sedang sibuk dengan acara pengucapan syukur. Karena itu masyarakat tidak terlalu menghiraukan korban. Keesokan harinya, Senin (15/7), adik korban, Fence Lokas merasa curiga dan ingin melihat ke rumah korban karena sejak semalam tidak mendengar suara korban.

Begitu tiba di rumah korban, Fence dengan tergesa-gesa memanggil-manggil korban tapi tidak ada jawaban dari korban. Ia pun segera bergegas masuk ke dalam rumah korban dan memeriksa di kamar, dapur, kamar mandi dan seluruh ruangan yang ada, tapi tidak memukan korban.

Fence kemudian segera melaporkan kejadian ini ke Hukum Tua dan aparat desa setempat. Mulai saat itu, pagi sampai sore hari, semua masyarakat dikerahkan untuk mencari korban yang dipimpin langsung oleh Babinsa Kopda Alfons Pieter.

Menurut keterangan dari adik korban, tetangga serta masyarakat setempat, korban memang sudah agak pikun karena usia sudah tua dan aktivitas korban setiap harinya hanya jalan-jalan mengumpulkan sampah yang sudah dibuang oleh masyarakat. Sampah itu dibawa pulang ke rumahnya, sehingga tumpukan sampah yang ada di rumah korban sudah banyak dan menimbulkan bau busuk.

Kabar mengenai orang hilang ini pertama diketahui oleh Kopda Alfon melalui laporan warga pada pukul 20.00 Wita.

“Kami mendapat telepon dari saudara Kenny Lembong, jaring kami yang ada di DesaTambelang Kecamatan Maesaan bahwa di desa ada orang hilang. Pada saat itu juga kami langsung menuju ke lokasi untuk memastikan kejadiannya,” jelas Kopda Alfon.

“Begitu tiba di TKP ternyata benar ada kejadian orang hilang sehingga kami bersama aparat desa, linmas dan masyarakat segera melakukan pencarian ke daerah perkebunan sampai menyusuri aliran sungai. Karena tidak membuahkan hasil, pencarian kami lakukan hingga larut malam. Pada pukul 02.30 Wita, kami menghentikan pencarian dan nanti dilanjutkan besok pagi. Hal ini kami laporkan kepada Danramil Pelda Berty Matahang,” paparnya.

Pada Selasa (16/7) pukul 07.00 Wita, pencarian korban kembali dilanjutkan Hukum Tua, perangkat desa, Linmas, dengan cara menyebar ke daerah perkebunan dan aliran sungai.

“Pada pukul 10.45 Wita, korban berhasil ditemukan di Sungai Pinontalan Atas, yang berbatasan dengan Desa Kinamang Satu. Kondisi korban masih hidup tapi sudah lemas karena dua hari tidak makan. Saat itu juga korban dievakuasi sampai ke jalan raya Desa Kinamang Satu,” terang Kopda Alfon.

Sementara itu, Komandan Kodim 1302/Min Letkol Inf Slamet Raharjo S.Sos, M.Si melalui Plh Danramil Pelda Berty Matahang, mengapresiasi inisiatif Babinsa dengan mengajak warga masyarakat untuk mencari keberadaan orang hilang tersebut.

“Saya atas nama Komandan Kodim menyampaikan penghargaan kepada Babinsa Kopda Alfon atas inisiatif untuk melakukan pencarian orang hilang,” tandasnya. (Kelly Korengkeng)