OMG, Pasien Disuruh Beli Tensi?

411

Etika Pelayanan Medis Puskesmas Kotabunan Kena Sorot

Tutuyan, MP – Pelayanan medis yang diberikan Puskesmas Kotabunan, baru-baru ini telah menuai sorotan dari salah satu pasien.

Pasalnya, ketika pasien T Mokoagow datang memeriksakan diri. Oknum perawat di puskesmas tersebut malah tidak memperlihatkan etika pelayanan medis yang baik.

Bahkan, pasien Mokoagow sempat disuruh oknum perawat itu untuk membeli tensi sendiri.

“Lain kali kalu mo datang bapriksa darah, datang pagi bukang so malam bagini baru mo datang. Supaya nda salalu mo datang malam, ba bli alat tensi sandiri. (Berikut kalau mau periksa darah, datang pagi jangan malam. Agar tidak selalu periksa malam, beli alat tensi sendiri),” ungkap Mokoagow, mengutip kembali perkataan oknum perawat, saat ditemui awak media, Rabu (30/01).

Terkait pengakuan pasien tersebut, Kepala Puskesmas Kotabunan, dr Marzuki Abdul, ketika dikonfirmasi awak media, menuturkan bahwa etika pelayanan medis dari para perawatnya memang kerap menjadi sorotan masyarakat.

“Memang ada beberapa perawat yang saya perhatikan. Juga banyak laporan yang masuk tentang etika pelayanan dan saya sudah tidak libatkan dalam kegiatan kegiatan,” tegas dr Marzuki.

Lebih lanjut, dirinya menepis kalau pasien Mokoagow telah disuruh beli tensi oleh pihaknya. “Soal suruh belih tensi sama sekali tidak,” tepisnya.

Dan membenarkan adanya saran kepada pasien Mokoagow untuk datang memeriksakan dirinya pagi hari. Mengingat kondisi pasien yang sudah tua. “Ada sarankan ke pasien agar kalau mau kontrol kesehatan datang pagi, karena kalau malam kasian pasien sudah tua dan tinggal memakai tongkat,” tuturnya, seraya menegaskan kalau persoalan ini akan didalami lebih lanjut kebenarannya. (*)

Penulis : Matt Rey Kartoredjo

Editor : Jack Wullur