Panitia Lomba CCA Remaja se-Sulawesi Dilantik, Pdt Yulin: Mari Kita Sukseskan

222

Tomohon, MP
Minggu (26/5), di gedung gereja GMIM Baitani Matani, Wilayah Tomohon 1, telah digelar pelantikan Panitia Lomba Cerdas Cermat Alkitab (CCA) Remaja se-Sulawesi. Kegiatan ini rencananya akan digelar bulan September 2019.

Penanggungjawab kegiatan adalah Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM, Komisi Pelayanan Remaja Sinode (KPRS) GMIM, Badan Pekerja Majelis Wilayah Tomohon 1. Penasehat, Walikota Tomohon Pnt. Jimmy F. Eman, SE.Ak., Ketua DPRD Tomohon Pnt. Ir. Micky Liow-Wenur, MAP., dan Pnt. DR Juliana Dolvin Karwur, M.Kes., M.Si. Pengarah, KPRS GMIM Pokja Pengembangan Minat dan Bakat.

Untuk Ketua Panitia dipercayakan kepada Pnt. AKBP Thonny Manoppo Salawati, Wakil Ketua Pnt. Dra. Vonny Rau-Paat, Sekretaris Christo B. Eman, SE, Wakil Sekretaris Pnt. Dra. Joula Mantiri-Liuw M.Si., Bendahara Joice Yonggara-Worotitjan, Wakil Bendahara Pnt. Meilan Wondal-Rauw, SE. Panitia juga dilengkapi sejumlah seksi sesuai kebutuhan.

Ketua Badan Pekerja Majelis Wilayah Tomohon 1 yang juga Ketua Badan Pekerja Majelis Jemaat GMIM Baitani Matani, Pdt. Yulin Sagay-Karwur, S.Th yang melantik panitia, dalam khotbahnya mengatakan, hal ini merupakan suatu kebanggaan untuk warga gereja di wilayah Tomohon 1.

Ketua Bidang Pengembangan Minat dan Bakat KPRS GMIM Pnt. dr. Bonny Fieser Rompas menyerahkan SK kepada Ketua Panitia Pnt. AKBP Thonny Manoppo Salawati.

“Ini kebanggaan. Kita boleh dipercayakan untuk menjadi tempat penyelenggaraan kegiatan lomba CCA Remaja se-Sulawesi,” kata Pdt Yulin.

Menurutnya, jemaat perlu bersyukur karena akan ada kegiatan seperti ini karena lomba CCA sudah jarang dibuat.

“Bersyukur karena kegiatan ini untuk memperkuat keberimanan para remaja. Kegiatan ini mengajak bahkan membuat supaya orang lebih banyak suka membaca Alkitab,” tuturnya.

Warga gereja, masyarakat Kota Tomohon pun diajak untuk mendukung agar kegiatan ini berjalan baik dan sukses.

“Karena itu, mari kita topang kegiatan ini. Warga Kota Tomohon, mari kita topang, terutama untuk kemanan dan kenyamanan para peserta, para tamu. Ingat, torang so dapat predikat kota paling toleran,” pintanya. (Ronie Somba)