Pariwisata Sulut Terus Digenjot, Jokowi Beri Perhatian

217

Manado, MP

Percepatan pembangunan di Bumi Nyiur Melambai terutama pada sektor pariwisata membuat pemerintah Sulawesi Utara (Sulut) bergegas mempercatik lokasi pariwisata sehingga turis lokal maupun internasional makin rajin mengunjungi objek-objek tersebut.

Penegasan ini disampaikan Gubernur Olly Dondokambey di momen Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dalam rangka Pengambilan Keputusan terhadap Ranperda tentang Pertangung-jawaban APBD Provinsi Sulawesi Utara Tahun Anggaran 2018, Senin (08/07).

Ia menjelaskan, perhatian pemerintah pada pembangunan terutama sektor pariwisata dapat mendongkrak roda perekonomian Bumi Nyiur Melambai sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat dari lintas kalangan.

“Daerah pariwisata pasti kita (pemerintah, red) akan buat jalan dan perlu dilebarkan tetapi semua sesuai tahap yang mana menjadi prioritas dulu setelah itu berturut-turut dibangun. Target kita akan membuat destinasi-destinasi baru termasuk Bukit Kasih Kanonang,” tegas Olly.

Peningkatan pariwisata di Sulut pun didukung penuh oleh program dari pemerintah pusat melalui Anggaran Pembelanjaan Negara (APBN).

“Yang jelas Presiden Jokowi akan intervensi daerah-daerah pariwisata yang walaupun itu bukan wilayah nasional akan turun APBN kepada kita. Misalnya penataan kaki lima di sepanjang Manado itu ada di APBN, Jembatan Mantos-Mega Mas bukan APBN tetapi presiden akan berikan. Begitu juga di Sitaro dan semua daerah yang ada di Sulut,” jelasnya.

“Untuk program ini sudah disusun APBN Tahun 2020 dan APBN Perubahan,” tandasnya. (Eka Egeten)