Pemkab Minahasa Terima Penghargaan Swasti Saba Wiwerda 2019

49

MINAHASA – Pemkab Minahasa kembali mendapat penghargaan tingkat Nasional. Kali ini, penghargaan yang diterima dari pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan dan Kementerian Dalam Negeri.

Penghargaan Swasti Saba Wiwerda 2019 initelahditerima langsung Bupati Minahasa Royke O Roring, Selasa (19/11) di Aula Sasana Bakti Praja Kantor Kementerian Dalam Negeri Jakarta.

Dimana, Bupati Minahasa telah hadir bersama 177 Kepala Daerah se-Indonesia. Dan penghargaan diserahkan langsung Menteri dalam Negeri Tito Karnavian bersama Menteri Kesehatan RI dr Terawan Agus Putranto.

Dalam sambutannya, Terawan menyampaikan bahwa sesuai amanat Presiden RI Joko Widodo bahwa perhatian pemerintah kedepan memprioritaskan pada pembangunan sumber daya manusia dan didalamnya terdapat dua isu kesehatan utama yaitu stanting dan jaminan kesehatan nasional. Penyelenggaraan kabupaten/kota sehat merupakan kerja bersama antara pemerintah dan masyarakat secara harmonis, integrasi antar sektor untuk memenuhi kepentingan masyarakat dalam upaya promotif dan preventiv agar masyarakat tetap sehat dan produktif. Tentu semua itu membutuhkan dedikasi dan profesionalitas kinerja segenap pemangku kepentingan.

“Untuk percepatan penurunan angka stanting, penyelenggaraan kabupaten/kota sehat menjadi salah satu wujud nyata upaya konfegensi, intervensi, spesifik, dan intervensi sensitif karena didalamnya terdapat indikator ketahanan pangan dan gizi serta penyediaan layanan dasar dan sanitasi serta pemenuhan pelayanan kesehatan yang merata di masyarakat,” paparnya.

Menkes juga memberikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada enam Gubernur dan 177 Bupati dan Walikota serta segenap forum kabupaten /kota yang telah menyelenggarakan kabupaten sehat.

“Semoga momentum penghargaan ini akan memberikan manfaat dan pemahaman yang sama akan arah dan kebijakan pembangunan kesehatan di seluruh kabupaten/kota di indonesia dan semoga kita semua dapat mewujudkan kabupaten kota sehat untuk menuju indonesia sehat,” pungkasnya.

Sementara itu, Mendagri Tito menyampaikan bahwa kepemimpinan kepala daerah bisa menentukan tercapainya kabupaten/kota sehat. Kepala daerah harus memiliki kemampuan untuk memahami dan berinovasi, serta berimprovisasi dan memiliki kemauan. Karena menurut mantan Kapolri ini, banyak yang memiliki kemampuan tetapi tidak ada kemauan dan tidak peduli, begitu juga, ada yang memiliki kemampuan tetapi tidak mengerti bagaimana mewujudkan kabupaten/kota sehat. Parahnya lagi, tambah Mendagri, sudah tidak memiliki kompetensi dan tidak punya kemauan yang akhirnya didak dapat memberikan manfaat kepada masyarakat.

“Saya yakin kepala daerah penerima penghargaan memiliki kopentensi atau kemampuan beriprovisasi untuk kesehatan warganya dan juga memiliki kemauan untuk memiliki warga yang sehat,” ujar Mendagri.

Dikesempatan itu, Bupati Minahasa mengatakan bahwa pengahargaan ini tentu berkat kerjasama dari semua unsur yang ada, baik pemerintah kabupaten bersama dengan pimpinan dan anggota DPRD serta dukungan dari forkopimda dan amat terlebih dukungan dari masyarakat.

“Apa yang kita boleh capai di tahun 2019 ini tentu kita syukuri dan kiranya Tuhan berkenan kedepan kiranya kita masih boleh tingkatkan sampai pada Swasti Saba Wistara,” ucap Bupati yang didampingi Kadis Kesehatan dr Maya Rambitan, serta Kabag Humas dan protokol Maya Kainde.

Bupati ROR juga berharap dengan penilaian yang ada saat ini kedepan semakin baik lagi yang boleh didapatkan, tetapi tentu hal ini bukan hanya kita didapatkan tanpa bekerja keras terutama komitmen komitmen dari apa yang menjadi perayaratan yang notabennya juga seharusnya terwujud bagi seluruh warga, yaitu warga kabupaten minahasa yang sehat.

“Kita berharap kerja keras dan komitmen kita bersama bisa mewujudkan warga kabupaten minahasa yang sehat,” harapnya. Sementara Kepala Dinas Kesehatan Minahasa, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bupati dan Wakil Bupati Minahasa yang sangat mendukung sehingga kabupaten minahasa bisa meraih Kabupaten sehat kategori Swasti Saba Wiwerda.

“Tentu ini berkat dukungan dari Bupati dan wakil Bupati serta dukungan dari senua pihak termasuk dinas dinas terkait termaauk desa dan kelurahan yang telah mengambil bagian dalam mewujudkan kabupaten sehat,” tandasnya. (Kelly Korengkeng)