Pemprov Sulut Sasar 3 Pengembangan Wilayah Perbatasan

251
Silangen saat membuka Rakor. (ist)

Manado, MP
Ada tiga catatan penting menjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut). Itu mengenai pengembangan wilayah perbatasan. Hal ini diungkap Sekretaris Daerah Provinsi, Edwin Silangen SE MS yang mewakili Gubernur Olly Dondokambey saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Konsultasi Pelaksanaan Program Kegiatan Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan, Rabu (06/02).

Catatan yang dimaksudnya, yakni pertama, bagimana memperbaiki kualitas infrastruktur dasar di kawasan perbatasan. Kedua, bagimana ketersediaan barang dan jasa di daerah perbatasan. Ketiga, bagimana meningkatkan produksi barang komoditi wilayah perbatasan, sehingga meningkatkan kesejahteraan mayarakat di daerah tersebut.

“Rakor ini sangat penting dan strategis dalam memformulasikan kegiatan-kegiatan yang telah lewat di Tahun 2018. Tiga hal yang baik  itu perlu dirembuk bersama pada Rakor perbatasan kali ini,” terang Silangen membacakan sambutan Gubernur.

Lanjutnya, Rakor yang diprakarsai Badan Pengelola Perbatasan Daerah Sulut ini akan menyinergikan program kegiatan Tahun 2020. Kata dia, dengan mewujudkan semua program pembangunan yang dijalankan pemerintah serta menyinergikan kegiatan pusat dan daerah, cita-cita Sulut menjadi pintu gerbang pasific dapat tercapai.

“Daerah perbatasan merupakan pintu gerbang dan etalase bagi provinsi ini. Untuk itu, diperlukan kerja keras sehingga apa yang diharapkan bisa terwujud,” ujar Silangen di Hotel Gran Puri Manado,

Rakor ini melibatkan Kepala Desa dan Camat yang ada di daerah perbatasan se-Sulut. Turut hadir Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan, Ir H Boytenjuri CES, Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah Provinsi, Jemmy Gagola dan unsur Forkopimda Sulut. (*)

Editor: Ronni Somba