Pencarian 3 Nelayan Hilang di Perairan Belang Dihentikan

136

Belang, MP

Tiga nelayan hanyut di perairan Belang, Kabupaten Minahasa Tenggara. Panura (45), Sopkia Sumihi (40) dan Reumer Pandensolang (60). Ketiga pria ini berdomisili di Desa Poudean pulau Lembeh.

Basarnas Manado berupaya semaksimal mungkin melakukan pencarian. Rabu (17/7), di hari pencarian ketujuh, Basarnas sudah berkoordinasi dengan pihak keluarga korban dan potensi sar atau tim sar gabungan bahwa pencarian ditutup dan dilanjutkan dengan pemantauan.

Diketahui para nelayan tersebut pergi melaut sejak Senin (8/7), dengan menggunakan ponton rakit di tempat mereka biasa memancing. Namun pada Rabu (10/7), saksi yang merupakan tetangga korban, melihat perahu terikat pada rakit namun korban sudah tidak berada di atas rakit.

Hingga saat ini korban belum kembali ke rumah. Kepala Kantor Basarnas Manado, Gede Darmada sudah mengupayakan pencarian ke tiga korban bersama potensi sar, Satuan Patroli (Satrol), TNI AL, Polisi, BPBD, masyarakat setempat.

“Area pencarian sudah kami perluas dari perairan Belang sampai Selat Lembeh, tetapi belum menemukan tanda-tanda korban,” ujar Gede Darmada.

Ia pun mengucapkan banyak banyak terima kasih kepada tim sar gabungan yang sudah terlibat untuk pencarian tiga nelayan.

“Basarnas Manado akan selalu siap siaga dan berkoordinasi ke instansi pemerintah. Apabila ada yang membahayakan jiwa manusia, silahkan laporkan kepada Basarnas. Kami siap melaksanakan pencarian dan pertolongan,” kata Darmada. (Kelly Korengkeng)