Penyu Langka Dilepas Polres Minsel

197

Amurang, MP

Seekor penyu langka tertangkap nelayan Minahasa Selatan (Minsel). Hewan itu kemudian diserahkan kepada instansi terkait. Kini, ia dilepas kembali ke habitatnya.

Jumat (26/07), Polres Minsel melepasliarkan Penyu Lekang (Lepidochelys Olivacea), di Pantai Desa Tumpaan.


Kegiatan diawali dengan sosialisasi oleh Kepala Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Amurang, F. Rantung. “Tujuan pelepasliaran penyu ini adalah untuk menjaga populasinya yang terancam punah,” ujarnya.

Penyu Lekang ini, lanjut Rantung, diperkirakan berusia 50 tahun dengan jenis kelamin betina, panjang 88 cm, panjang karapas 68 cm, dan lebar 62 cm. “Sesuai dengan penelitian kami, penyu jenis ini habitatnya di Pulau Sumatera, Nusa Kambangan dan Bali,” jelasnya.

Sesaat usai sosialisasi, penyu dilepas ke laut oleh Wakapolres Minsel, Kompol Prevly Tampanguma. “Kami mengajak masyarakat, khususnya yang berdomisili di pesisir pantai, untuk turut melestarikan satwa laut yang terancam punah, demi generasi mendatang,” imbaunya.

Pelepasliaran penyu tersebut juga dihadiri oleh para Pejabat Utama Polres Minsel, Dinas Perikanan dan Kelautan Pemkab Minsel, Syahbandar Amurang, Camat Tumpaan, Danramil Tumpaan, Hukum Tua Desa Tumpaan serta masyarakat setempat. (Roki Taliawo)