Peringati Hari Santri, Banom NU Boltim Baca Sholawat Nariyah

381

Tutuyan, MP
Badan Otonom (Banom) Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), memperingati Hari Santri Nasional dengan membacakan Sholawat Nariyah bersama. Ini sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasa para santri yang turut berjuang memerdekakan negeri ini.

Adanya Surat Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 tentang penetapan 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional, membuktikan banyak sekali fakta sejarah. Sehingga momentum Hari Santri Nasional bukan sekedar momentum asal-asalan.

Mudrik Mamonto, Ketua Satuan Koordinasi Cabang (Satkorcab) Barisan Ansor Serba Guna (Banser), mewakili Ketua GP Ansor Boltim Darman Matara, membuka kegiatan yang digelar di Masjid Darul Jannah, Desa Tutuyan II, Kecamatan Tutuyan, Kabupaten Boltim, Selasa (22/10) malam itu.

“Untuk memperingati hari santri ini, kami tidak ingin diperingati oleh para santri saja. Maka dari itu, kami sebagai warga NU telah mengajak tokoh-tokoh pemuda dan seluruh masyarakat Boltim agar bersama-sama mendoakan para syuhada dan para pahlawan yang telah berjuang mempertahankan kemerdekaan bangsa ini,” ujar Moh. Fitrah Gaib, ketua penyelenggara sekaligus Pengurus GP Ansor Boltim.

Kegiatan ini mendidik dan meneladankan para santri, karena mempertahankan bangsa ini merupakan fardhu Ain yang wajib bagi setiap individu. “Semoga para santri selalu menumbuhkan rasa patriotisme di kalangan generasi Indonesia saat ini,” tutup Gaib.

Turut hadir, Ustat Abdurrahman Husain, PW Lesbumi Sulut Rahmat Bilfaqih, GP Ansor, Fatayat NU, IPNU-IPPNU, IKA PMII se-Kabupaten Boltim, Gusdurian Totabuan, Karang Taruna Panibulan serta masyarakat sekitar. (Gazali Ligawa)