Peringati HUT Minahasa ke-590, Rapat Paripurna Istimewa Digelar

437

Tondano, MP

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa, menggelar Rapat Paripurna Istimewa pada Senin (5/11) di Gedung Wale Ne Tou Tondano.
Rapat ini digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun Kabupaten Minahasa Ke-590.

Ketua DPRD Minahasa James Rawung, SH, yang didampingi wakil ketua Ivone Andries dan Ventje Mawuntu, menyampaikan bahwa hari jadi minahasa bukanlah sekedar seremoni belaka tetapi menjadi momentum dari lembaran dan tonggak sejarah baru. Namun tetap berdasar pada akar dan makna nilai-nilai luhur budaya serta semangat kearifan lokal sambil terus meneladani dan menumbuh kembangkan semangat mapalus. Sebab oleh semangat itu, ikatan persaudaraan membesarkan tanah minahasa ini sehingga menjadi daerah otonom yang memiliki daya saing dan bisa sejajar dengan daerah otonom lain.

“Momentum hari jadi Minahasa ini rasa persaudaraan torang samua basudara baku baku bae, baku beking hidop, yang menjadi warisan leluhur minahasa sangatlah kental dan terasa. Refleksi ini teraktualisasi melalui dukungan dan respon seluruh komponen masyarakat minahasa dalam rangka kegiatan yang diagendakan pemerintah daerah dengan berbagai kegiatan yang sudah dilakukan,” tuturnya.

Bupati Minahasa, Ir. Royke Oktavian Roring, M.Si (ROR), dalam sambutannya, menyampaikan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas pernyataan Nya perjalanan hingga Kabupaten Minahasa dalam suasana sukacita boleh menapaki usia ke-590.

“Selaku Bupati bersama Wakil Bupati Robby Dondokambey dengan penuh ketulusan dan kasih menyampaikan selamat Hari Jadi Minahasa ke-590 kepada seluruh masyarakat Minahasa dimanapun berada,” ucapnya.

Ditegaskan pula Sang Bupati bahwa Perayaan Hari Jadi Minahasa ke-590 ini menjadi sangat istimewa karena merupakan yang pertama bagi ROR-RD dalam memimpin Kabupaten Minahasa. Ia juga menuturkan bahwa momentum bersejarah ini, mengingatkan kita untuk memberikan penghargaan dan terimakasih kepada mereka yang telah berjuang dan mengabdi serta memberikan kontribusi bagi pembangunan di daerah ini.

“Seperti yang kita kutip, sebagaimana proklamator Indonesia Bung Karno mengatakan “Jangan sekali kali meninggalkan sejarah, bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya, kiranya tertanam dan menggelora di setiap sanubari kita dalam membangun minahasa tercinta,” ungkapnya.

Bupati Minahasa juga memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Presiden Joko Widodo dan Wakil presiden Jusuf Kala yang menunjang program di Minahasa. Apresiasi dan penghargaan khusus juga diberikan kepada Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw serta forkopimda yang selalu menunjang pembangunan di tanah Minahasa.
“Kami tetap berharap dukungan dan topangan ini terus berlanjut agar pembangunan di tanah minahasa dapat tercapai sesuai apa yang diharapkan,” kata ROR.

Ditambahkan ROR, sejak dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Minahasa, pasangan ROR-RD telah berkomitmen membangun Minahasa lewat visi terwujudnya Minahasa maju dalam ekonomi dan budaya, berdaulat adil dan sejahtera. Visi ini ditopang juga oleh 5 misi serta nawacita ROR-RD dan 22 kegiatan unggulan yang sesemuanya untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.

“Pembangunan Minahasa ke depan akan berupaya membangun sumberdaya manusia yang berbudaya dan berdaya saing, mengujutkan kemandirian ekonomi disektor pertanian perikanan dan pariwisata, pengembangan kewilayahan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan, pemerataan kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan serta menciptakan menajemen birokrasi yang profesional melalui tata kelola pemerintahan yang baik bersih dan berwibawa, termasuk aspirasi masyarakat lewat pemekaran beberapa daerah yaitu kota Langowan dan Minahasa Barat. Kami tentu akan berjuang bersama sambil menunggu moratorium pemekaran dicabut,” jelas Bupati yang akrab disapa ROR.

Buapti ROR menambahkan bahwa pengembangan pariwisata di seputaran danau Tondano, pantai timur serta pantai barat, tempat-tempat wisata sejarah dan wisata rohani tetap akan menjadi prioritas dalam pembangunan 5 tahun ke depan.
“Khusus danau Tondano kami memohon dukungan dari masyarakat dalam proses revitalisasi mengingat danau Tondano telah masuk 1 dari 15 danau prioritas pemerintah dari tahun ke tahun mengalami pendangkalan dan penciutan luas”, imbuhnya.

Data lingkungan hidup pada tahun 1939 kedalaman danau Tondano masih 43 meter. Pada tahun 2015 tinggal 14 meter. Tahun 1939 luas danau masih 5.600 hektar, namun tahun 2015 menciut menjadi 3.925 hektar.

“Ini tentu sangat memperihatinkan oleh karena itu mari kita pelihara dan lestarikan danau Tondano. Tahun ini kita upayakan pembuatan peraturan daerah yaitu perda sonasi danau dan pengelolaan danau serta beberapa peraturan untuk menunjang pembangunan di Minahasa,” pungkasnya.

Wakil Gubernur Dr. Steven O Kandouw mengatakan bahwa ulang tahun idelanya menjadi sarana intropeksi untuk melihat sudah sejauh mana, kita semua selaku stakeholder pemerintah di kabupaten Minahasa sudah memberikan yang terbaik bagi masyarakat.
“Saya yakin ROR-RD ini dua pribadi yang mempunyai integritas. Dimana belum lama dilantik, janji-janji kampanye sudah mulai di implementasikan,” ungkap Kandouw.

Wagub juga menyampaikan bahwa untuk 15 kabupaten Kota Sulut ada dua kabupaten/kota berpenduduk besar yaitu Kota Manado dan Minahasa. Artinya parameter segala aspek di Sulut ini ada di Minahasa. Bila Kabupaten Minahasa turun, pasti provinsi turun, kalau Minahasa baik, pasti provinsi juga baik. Sebab Kabupaten Minahasa juga adalah induk dari beberapa kabupaten kota.

“Jadi minahasa ini harus jadi contoh bagi kabupaten kota yang lain. Menjadi tugas dari kami provinsi untuk mengawal supaya betul betul pembangunan di Minahasa ini boleh mengangakat pembangunan di Sulut. Jadi, semua tujuan yang disampaikan oleh bupati tidak ada kata lain selain kita harus lakukan secara gotong royong. Tidak hanya eksekutif tapi juga legislatif harus terlibat serta segenap komponen masyarakat,” papar Kandouw.

Acara diakhiri dengan pemasangan lilin dan pemotongan kue HUT ke-590 oleh Wagub Sulut, Bupati dan Wakil Bupati Minahasa, Ketua dan Wakil Ketua TP PKK, Sekretaris Daerah Minahasa, Jeffry R. Korengkeng, bersama Ketua Dhama Wanita Minahasa.

Hadir pula dalam acara, Wakil Bupati Minahasa, Robby Dondokambey, S.Si, Kepala Pusat Fasilitas Kerjasama Kementerian Dalam Negeri, Dr. Nelson Simanjuntak, SH, M.Si, Anggota DPR RI dan Anggota DPD RI, Kapolres Minahasa, AKBP Marojohan Denny Situmorang, SIK, Forkopimda Daerah Provinsi/Kabupaten, Wakil Bupati, Walikota Se-Provinsi Sulawesi Utara, Ketua TP PKK Minahasa, Dra. Fenny Roring Lumanauw, Wakil Ketua TP PKK, Martina Dondokambey Lengkong, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Minahasa, Seeve Korengkeng Warouw, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Adat, Beserta Jajaran pejabat pemkab Minahasa serta tamu dan undangan lainya. (Advetorial-Kelly Korengkeng)