Pileg 2019, ‘Kuda Hitam’ Muda Semakin Menguat

285

Tutuyan, Manguni Post – Ajang pemilihan legislatif (Pileg) April 2019 di panggung politik Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), ketat. Calon legislatif (Caleg) muda mendominasi pertarungan.

Fenomena itu seperti tersaji di daerah pemilihan (dapil) satu. Caleg yang megendarai Partai politik (parpol) Golongan Karya (Golkar) misalnya. Kader muda mampu memikat. Mata publik menilai, ini ancaman serius bagi incumben.

Pantauan di lapangan, Minggu (13/1), publik terlihat antusias memberi dukungan penuh kepada generasi milenial yang begitu aktif dan menarik simpati hingga mampu merangkul ribuan militan.

Di Dapil Satu, dengan mengandalkan speed dan kepiawaian dalam penetrasi wilayah, ‘kuda hitam’ muda, Dirga Lamaluta nomor urut 4, dan Rolia Mamonto nomor urut 2, mampu menciptakan strategi-strategi jitu yang sangat mudah dipahami. Meyakinkan dan mempersatukan masyarakat hingga meraih simpati yang begitu besar dari publik dapil satu.

Melihat kinerja sampai dengan saat ini, banyak suara di internal Golkar untuk incumben yang terlihat beralih ke caleg-caleg yang lebih muda seperti Dirga Lamaluta dan Rolia Mamonto. Alasannya, figur-figur muda tersebut lebih mengerti dengan keadaan dan keinginan masyarakat.

Mereka (caleg muda) berani turun langsung ke basis konstituen. Secara familiar ‘door to door’. Gaya dari kedua kuda hitam ini selalu menyapa masyarakat ‘day by day’. Selalu mengungkap terobosan dan ide atau gagasan yang aplikatif yang sangat efektif dan diterima dengan sumringah oleh publik.

Sejumlah masyarakat menilai, jika partai Golkar hanya bisa meraih 1 sampai 2 kursi di dapil satu, besar kemungkinan itu akan diraih oleh caleg-caleg yang baru atau yang lebih muda.

Pendra Mamonto, warga asal Desa Molobog mengatakan, ia mendukung penuh figur muda yang selalu dekat dengan masyarakat seperti, Dirga Lamaluta.

“Caleg muda seperti Dirga Lamaluta sangat pantas dipilih pada Pileg April 2019 ini. Kami sekeluarga antusias memilih wakil rakyat yang mengerti akan kebutuhan masyarakat Boltim. Kami pasti coblos caleg nomor 4 partai Golkar, Dirga Lamaluta. Masyarakat pasti tidak akan menyesal,” sebut Pendra penuh semangat.

Senada diungkapkan warga Desa Paret, Amin Utiarahman. Saat ditemui media ini ia mengatakan, sudah sekian lama mencari figur yang berpotensi.

“Akhirnya Saya dan keluarga besar Utiarahman temukan calon wakil rakyat yang dinanti. Figur muda yang bisa diandalkan,” singkat Amin sembari menatap bendera Golkar bertuliskan nomor 4 Dirga Lamaluta calon DPRD Boltim dapil 1 yang berdiri tegap di depan rumahnya.

Hal yang sama diungkapkan warga Bulawan, Rusmin Mamonto. Menurutnya, pengalaman yang sudah berlalu hingga sampai saat ini menjadi pelajaran untuk tidak salah memilih wakil rakyat.

“Momen kali ini, Saya dan keluarga hijrah dulu. Tahun-tahun sebelumnya selalu memilih yang lebih tua karena dianggap mampu mengembangkan daerah dan menampung aspirasi rakyat untuk selanjutnya diperjuangkan demi kesejahteraan masyarakat. Namun ternyata tidak sesuai harapan, sehingga itu kami sekeluarga memutuskan mencari generasi milenial yang cerdas, mampu mempersatukan masyarakat, dan tentunya sangat dekat dengan masyarakat,” aku dia.

“Dirga Lamaluta, pendatang baru yang sangat berpotensi dan dekat dengan masyarakat jauh sebelum mencalonkan diri. Intinya Saya menilai, calon yang mau dekat dengan masyarakat nanti saat ada kepentingan itu adalah calon yang hanya mementingkan kepentingan pribadi, berbeda dengan Dirga,” tukas Mamonto. (Chindi Limo)