Polda Sulut Gagalkan Senpi Ilegal Menuju Papua Barat

36

MANADO, ManguniPost.com – Perdagangan Senjata Api (Senpi) ilegal yang melintas di wilayah Nyiur Melambai, baru-baru ini telah digagalkan Satgas Gakkum Ops Memangkawi berkolaborasi dengan tim Resmob Direskrimum Polda Sulut.

Terkait hal tersebut, Kapolda Sulut, Irjen Pol Royke Lumowa saat dihubungi awak media melalui Direktur Ditreskrimumnya, Kombes Pol Trisulastoto Utomo didampingi Kabid Humas Kombes Pol Jules Abast, telah membenarkannya, Selasa (24/03).

“Ada dua orang yang diamankan, kronologis penangkapannya Senin 23 Maret 2020, dimana Satgas Gakkum Ops Memangkawi bersama Resmob Ditreskrimum Polda Sulut dipimpin Iptu Batara Indra Aditya dan tim Ipda Herry Yohanes telah menangkap lelaki FR alias Didik yang melakukan pemesanan Senpi,” terang Utomo.

Selanjutnya, dirinya menuturkan dari hasil pemeriksaan akhirnya terungkap kalau Senpi yang dipesan Didik dari Filipina ternyata telah berada di tangan lelaki RI dan rencananya akan dibawa ke Papua Barat melalui jalur laut.

“Setelah menangkap dan melakukan pemeriksaan terhadap lelaki Didik, tim yang dipimpin AKP Zacharia kemudian menangkap lelaki RI di Kecamatan Wanea, Kota Manado,” jelas Direktur Ditreskrimum Polda Sulut.

Adapun dari penangkapan ini, pihak kepolisian berhasil mengamankan barang bukti (babuk) berupa 1 senpi jenis revolver, 1 butir amunisi, 8 unit handphone beserta 1 buku tabungan BRI dan atm.

“Dalam kasus ini, keduanya dijerat dengan Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Nomor 12/DRT/1951. Dengan ancaman pidana hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup atau hukuman penjara sementara setinggi-tingginya dua puluh tahun,” tandas Utomo. (*)

Penulis/Editor : Jack Wullur