Rangkaian Kegiatan Perayaan HUT Minahasa ke-591 Tondano

57

MINAHASA – Rangkaian kegiatan perayaan puncak Hari Ulang Tahun Kabupaten Minahasa ke-591, Selasa 5 November 2019, berlangsung sukses. Kegiatan puncak ini diawali dengan upacara bendera yang dihadiri Bupati Minahasa Ir Royke Octavian Roring MSi bersama Wakil Bupati Robby Dondokambey SSi, serta seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa, jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua TP-PKK Minahasa Dra Fenny Ch M Roring Lumanauw SIP dan Wakil Ketua TP-PKK Martina Dondokambey Lengkong, Lembaga Swadaya Masyarakat, Organisasi Kepemudaan, serta tamu undangan lainnya, bertempat di Taman God Bless Minahasa, Lapangan Dr Sam Ratulangi Tondano, pukul 08.00 WITA.

Dimana pada upacara ini juga diserahkan secara simbolis Tabungan Hari Tua dan Jaminan Pensiun kepada ASN yabg sudah mengakhiri masa tugasnya. Usai itu, dilanjutkan dengan Rapat Paripurna Istimewa Dalam Rangka Hari Jadi Minahasa ke-591, oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa, yang dipimpin Ketua Glady Kandouw, yang dihadiri segenap Anggota DPRD, jajaran Pemkab Minahasa, Forkopimda Minahasa, para Mantan Bupati dan Wakil Bupati Minahasa, para Mantan Pimpinan DPRD Minahasa, Sekdaprov Gorontalo Darda Daraba, Ketua TP PKK Sulut Ir Rita Tamuntuan, Sekdaprov Sulut Edwin Silangen, Wakil Bupati Minsel Franky Wongkar SH, Wakil Bupati Mitra Drs Joke Jesaja Legi, Wakil Bupati Bolmut Drs Amin Lasena, Wakil Bupati Bolmong Yanny Tuuk, serta tamu undangan lainnya, yang dilaksanakan di Wale Ne Tou Tondano, pukul 10.00 WITA. Rapat Paripurna Istimewa ini dirangkaikan dengan upacara pemberian gelar adat Tonaas Wangko Um Banua kepada Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE, yang hadir langsung saat itu bersama Wakil Gubernur Drs Steven OE Kandouw, oleh Majelis Kebudayaan Minahasa, yang dilakukan sembilan perwakilan suku di Minahasa.

Gubernur Olly Dondokambey dalam sambutan di Rapat Paripurna Istimewa ini mengatakan, di Hari Jadi Minahasa yang ke-591 ini, Pemkab Minahasa hari lebih lagi menjadi pelayan atau abdi masyarakat. “Hari Jadi Minahasa, suatu hal yang patut disyukuri bersama masyarakat Minahasa, sekaligus dijadikan momentum evaluasi, koreksi dan introspeksi atas hasil-hasil kinerja yang telah dicapai Pemkab Minahasa,” ujarnya sembari mengucapkan selamat Hari Jadi Minahasa ke-591, kepada seluruh masyarakat Minahasa. Sore harinya pukul 15.00 WITA, pagelaran Festival Danau Tondano, berlangsung di Monumen Benteng Moraya Tondano, yang diramaikan dengan Lomba Karnaval Bendi, Lomba Musik Kolintang dan Lomba Tari Maengket. Perayaan puncak Hari Jadi Minahasa ini kemudian diakhiri dengan penutupan Minahasa Expo 2019, yang berlokasi di Stadion Maesa Tondano, pukul 19-00 WITA, sekaligus dirangkaikan dengan penutupan Jambore Pemuda Indonesia 2019.

Pada malam penutupan ini juga sekaligus penyerahan hadiah bagi para pemenang lomba yang dilaksanakan dalam rangka Hari Jadi Minahasa ke-591, penyerahan penghargaan kepada Kecamatan-kecamatan yang lunas pajak 100 persen tahun 2019, kemudian diakhir dengan pesta kembang api. Bupati Minahasa Ir Royke Octavian Roring MSi mengatakan, kiranya momentum Hari Jadi Minahasa ini menjadi motivasi bagi segenap komponen daerah, dalam bersinergi menuju Minahasa yang lebih hebat, juga motivasi bagi seluruh rakyat Minahasa untuk mengembalikan nama Minahasa yang pernah tersohor hingga dikenal dunia internasional.

“Minahasa merupakan daerah tertua di Sulut yang dibentuk atas kesepakatan pimpinan adat dan pakasaan, sebelum akhirnya ditetapkan dengan Undang-undang Nomor 29 Tahun 1959 tentang Pembentukan Daerah tingkat II di Sulawesi. Hal ini berarti Minahasa selama ini menjadi panutan dalam kehidupan bermasyarakat, termasuk kearifan lokal yang masih dipertahankan secara turun temurun sampai saat ini yaitu berbagai budaya kita termasuk Mapalus. Momentum Hari Jadi Minahasa ini adalah saat tepat untuk menunjukan jati diri kita yang dikenal, masyarakat pekerja keras dan komitmen menjaga kerukunan,” ujarnya.

“Semangat yang dilandasi sifat tou Minahasa yakni masawang-sawangan, malinga-lingaan, maleos-leosan, harus tetap dipertahankan demi kemajuan daerah ke depan. Memasuki era industri 4.0 yang juga era digitalisasi, warga Minahasa kiranya dapat meningkatkan kemampuan dan kualitas di berbagai sektor, termasuk memagari kearifan lokal yang dimiliki lewat budaya yang diajarkan leluhur, serta kemajemukan yang tetap terjaga dari waktu ke waktu,” tukasnya. “Selamat kepada Gubernur Olly Dondokambey yang dikukuhkan sebagai Tonaas Wangko Um Banua melalui upacara adat 9 pakasaan,” pungkasnya. (Kelly Korengkeng)