Relawan Minahasa Selesaikan Misi Kemanusian di Sulteng

425

Warga Sulteng Ucapkan Terima Kasih Kepada Pemerintah dan Masyarakat Minahasa

MINAHASA, MP

Misi kemanusian yang dilakukan 56 Relawan Pemerintah Kabupaten Minahasa dengan membawa bantuan logistik dan pelayan kesehatan gratis di Kota Palu, Sigi, Donggala Sulawesi Tengah (Sulteng) telah selesai, setelah tiga hari lamanya melakukan kegiatan penyaluran dan bersih bersih.

Namun kenangan yang tidak pernah dilupakan para Relawan adalah melihat langsung kondisi daerah disana hancur lebur akibat bencana alam Gempa Bumi dan Tsunami serta Likuifaksi pada tanggal 28 September 2018 lalu.

Belum lagi melihat kondisi puluhan ribu masyarakat di beberapa daerah terkena bencana harus menahan lapar hingga berhari-hari karena belum juga ada bantuan logistik yang diterima. Begitu juga tenda-tenda darurat yang sangat terbatas untuk menampung puluhan ribu warga tidak memadai, akibatnya kepanasan dan kehujanan.

Namun penderitaan warga disana dapat terobati ketika relawan Pemkab Minahasa menyalurkan bantuan logistik dan pelayanan kesehatan gratis.

Penyaluran bantuan dilakukan di beberapa tempat, seperti di gereja-gereja, Posko darurat dan sebagian dibagikan langsung ke masyarakat yang terkena bencana.

Sebelumnya Bupati Minahasa Ir. Royke Oktavian Roring, M.Si didampingi Wakil Bupati Robby Dondokambey, S.Si berpesan kepada Relawan agar bisa menjalankan misi kemanusiaan ini dengan baik dan penuh tanggung jawab.

Bupati Minahasa, Ir. Royke Oktavian Roring, M.Si (Ketua PKB Sinode SAG) & Wakil Bupati Minahasa, Robby Dondokambey, S.Si saat melepas relawan.

“Bantuan ini sebagaimana yang sudah disampaikan, merupakan rasa senasib sepenanggungan, duka cita, bentuk solidaritas dan kebersamaan anak bangasa,” kata Bupati.

Selain itu beliau berpesan kepada Relawan agar menjalankan misi kemanusiaan ini dengan hati-hati dan beradaptasi dengan masyarakat setempat serta melayani dengan baik.

“Pesan kami agar Relawan hati-hati setelah berada dilokasi bencana, bersikap akomodatif dan kekeluargaan, karena saudara kita disana perlu perhatian khusus. Layani dengan hati, sehingga keberadan kita itu bisa terasa oleh saudara kita yang sedang dalam kesusahan,” harapnya sambil melepas 56 Relawan.

Menurut Kordinator Relawan Alexander Mamesah, misi kemanusian ini patut dilakukan karena menjadi tanggungjawab pemerintah termasuk kabupaten Minahasa serta instansi terkait dalam rangka meringankan beban masyarakat yang terkena bencana alam.

“Ini adalah bencana nasional bahkan internasional. Sebab, selain ribuan warga yang meninggal, banyak juga masyakat yang butuh bantuan akibat korban bencana ini, dan itu menjadi tanggungjawab kita bersama membantu masyarakat disana,” kata Mamesah di dampingi Sekretaris Dinas Sosial Denny Tualangi dan Kepala Seksi Logistik BPBD Minahasa Stavanus Koroh.

Dijelaskan Mamesah, bantuan ini atas perintah langsung dari Bupati kabupaten Minahasa Ir. Royke Roring, M.Si yang juga Ketua Pria Kaum Bapak (PKB) Sinode Am Gereja-gereja (SAG) Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Gorontalo bersama Wakil Bupati Robby Dondokambey, S.Si.

“Sebagai Ketua PKB Am Suluttenggo tentunya bapak Bupati sangat prihatin apa yang dialami oleh masyarakat dan Jemaat serta warga Kawanua di wilayah Sulawesi Tengah. Untuk itu Bupati dan Wakil Bupati berpesan agar Relawan Pemkab Minahasa harus menyelesaikan misi kemanusiaan ini hingga selesai,” terangnya.

Dikatakan Mamesah, seberapa pun bantuan yang sudahdisalurkan kepada korban bencana, kiranya bisa bermanfaat dan meringankan beban warga di sana.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Minahasa saya berharap Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Donggala juga masyarakat Sulteng bisa bangkit kembali sehingga beraktivitas lagi seperti biasa,” harapnya.

Mamesah juga manambahkan, Bupati Minahasa Ir. Royke Oktavian Roring, M.Si selaku Ketua PKB SAG dan Wakil Bupati Robby Dondokambey, S.Si mengucapkan terima kasih kepada Relawan yang suda menjalankan misi kemanusian ini dengan selesai.

“Atas nama Pemkab Minahasa Bupati dan Wakil Bupati menyampaikan terima kasih kepada kita semua relawan yang suda menjalankan tugas mulia ini hingga selesai,” ucap Mamesah.

Warga Jaton Palu saat menerima bantuan dari Relawan Minahasa

Diketahui bantuan Pemerintah Kabupaten Minahasa ini yang kedua kalinya, dan disalurkan dibeberapa Gereja yang ada di Kota Palu, Sigi dan Donggala. Selain itu bantuan juga disalurkan kepada warga Jawa Tondano yang ada di Kota Palu dan Kerukunan Keluarga Kawanua (K3) di Sulteng, serta masyarakat lainnya yang terkena bencana.

Adapun bantuan logistik yang di salurkan untuk korban bencana di Sulteng antara lain, Beras 11850 Kg, Mie Instan 1055 dos, Air Mineral 677 dos, Pakaian layak pakai 875 karung, Minyak goreng 74 Kg, Gula Pasir 150 Kg, Pampers dan Pembalut 34 karung, Ikan Kaleng 22 dos, Tepung Terigu 40 Kg, Sepatu 5 dos, Snack 22 dos, Bihun 2 pack, Minuman Ringan 21 dos, Sabun Diterjen 23 dos dan Campuran 2 dos.

Sementara para relawan yang bertugas terdiri dari TRC BPBD Minahasa, TAGANA Dinsos, Minahasa, personil Damkar, tim kesehatan, Satpol PP, PMI serta jurnalis.(Advetorial-Kelly Korengkeng)