Relawan Pemkab Minahasa Tiba dan Langsung Salurkan Bantuan di Palu

243

MP, Palu

Tim Relawan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa tiba di Palu, Jumat (12/10), sekitar pukul 09.00 wita. Rombongan telah menempuh 40 jam perjalanan dari Tondano ke Sulawesi Tengah (Sulteng) untuk membawa bantuan logistik.

Relawan yang bertolak ke Sulteng berjumlah 56 personil. Membawa 16 kendaraan termasuk 8 Truk pengangkut logistik. Sedangkan jumlah bantuan yang di bawah Pemkab Minahasa untuk korban Bencana berupa Besar 11850 Kg, Mie Instan 1055 dos, Air Mineral 677 dos, Pakaian layak pakai 875 karung, Minyak goreng 74 Kg, Gula Pasir 150 Kg, Pampers dan Pembalut 34 karung, Ikan Kaleng 22 dos, Tepung Terigu 40 Kg, Sepatu 5 dos, Snack 22 dos, Bihun 2 pack, Minuman Ringan 21 dos, Sabun Diterjen 23 dos dan Campuran 2 dos.

Relawan Pemkab yang dikordinatori Alexander Mamesa, SSTP, didampingi Kepala Seksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Stavanus I.J. Koroh, S.Sos langsung melapor di Makorem 132/Tadulako, Sulteng. Rombongan relawan segera menuju posko penyaluran bantuan di Gereja GPID Jemaat Getsemani Maesa Palu.

Para Relawan saat menurunkan semua bantuan logistik di Posko penyaluran. PP

“Kita akan buat Posko di Gereja GPID, kemudian mendata warga yang berhak menerima bantuan pasca terkena bencana Gempa Bumi dan Tsunami pada 28 September lalu,” ucap Alexander Mamesa, SSTP, selaku Koordinator Relawan Pemkab Minahasa.

Menurutnya, tujuan Posko bantuan dibuka di Gereja GPID Palu supaya penyalurannya bisa merata.

“Ada sekitar 40 Gereja di Palu, termasuk Gereja GPID, namun jemaat ini belum pernah menerima bantuan dari manapun pasca bencana Gempa Bumi dan Tsunami pada 28 September lalu,” ungkapnya.

Dikatakan Mamesa bahwa bantuan akan disalurkan secara merata kepada warga yang terkena bencana, termasuk di daerah tetangga.

“Bantuan ini juga buat saudara-saudara kita di kabupaten Sigi dan Donggala. Namun perlu di data siapa-siapa yang berhak menerimanya,” ujar Mamesa, selaku Kadis Damkar Pemkab Minahasa.

Kepala Seksi (Kasi) Logistik BPBD Minahasa, Stavanus I.J. Koroh, S.Sos mwngatakan bahwa bantuan ini akan disalurkan ke setiap keluarga sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

“Setiap keluarga akan menerima satu paket bantuan, namun berdasarkan kebutuhan keluarga,” terang Koroh.

Dijelaskan Koroh, bantuan logistik dari Pemkab Minahasa lewat BPBD sudah kedua kalinya. Namun yang pertama kali hanya dikirim melalui laut.

“Untuk bantuan kedua kita yang membawa langsung dan menyalurkan lewat Posko bantuan di Kota Palu. Karena selain melihat langsung kondisi daerah yang terkena bencana, kita juga melihat langsung kondisi warga yang membutuhkan bantuan ini,” jelas Koroh.(Kelly korengkeng)