Pemprov Harus Ambil Langkah Tepat Soal Kisruh Tapal Batas Bolmong-Bolsel

219
Hanafi Sako

Manado, MP

Tapal batas antara Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) dan Bolaang Mongondow (Bolmong) Induk  dipermasalahkan lagi.  Karena ikut prihatin, salah satu wakil rakyat di tanah Nyiur Melambai mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) untuk mengambil langkah-langkah konkrit dan tepat.

Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut), Hanafi Sako, menyeruhkan agar Kabupaten Bolmong dan Bolsel menahan diri demi memelihara stabilitas keamanan di dua daerah agar hal negatif terhindarkan.

“Saya sebagai masyarakat, sebagai juga representasi masyarakat Bolmong Raya menghimbau kepada Bolmong Selatan dan Bolmong Induk, menahan diri. Dalam hal ini menjaga stabilitas yang sudah kondusif supaya menjaga hal-hal yang tidak diinginkan bersama,” ungkap politisi Partai Golongan Karya ini.

Pemprov Sulut diharapkan bisa menengahi persoalan ini. Baik terhadap pihak pemerintah Bolmong maupun Bolsel.

“Supaya apa yang diharapkan pusat dan provinsi tentang stabilitas keamanan dapat terjaga,” ujarnya.

Dijelaskannya,  memang secara yuridis, batas Bolsel itu sebelumnya sudah didatangi pihak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) namun ada yang melakukan judicial review.  Pemantiknya adalah adanya  pembangunan di daerah  perbatasan.

Untuk itu, Sako menyarankan, agar kedua daerah bersabar supaya di masyarakat perbatasan tidak terjadi konflik.

“Ini putusan MA (Mahakamah Agung) kita tunggu saja. Harapannya apa yang diputuskan boleh diterima kedua belah pihak,” tegasnya.

“Bisa jadi nantinya, kami pihak Komisi I akan melakukan turun langsung ke lapangan untuk cek on the spot,” tutupnya. (Iswan Sual)