Sesosok Mayat Ditemukan di Watumea

511

Eris, MP
Sesosok mayat ditemukan di Desa Watumea Jaga III, Kecamatan Eris, Jumat (1/11) pagi. Mayat itu ditemukan warga di jaring milik Irwan Kalensang, alias Ko Apong.

Dari data yang diperoleh di Polsek Lural Eris, korban diketahui bernama Sumino alias Mino (33), warga Desa Umbulrejo, Kecamatan Ponjong, Kabupaten Gunung Kidul.

Korban juga diketahui tinggal sementara di jaring tersebut.

Dari keterangan Jimmy Poluakan, warga Eris yang merupakan karyawan jaring, Jumat pagi ia bermaksud hendak membangunkan korban untuk memberi makan ikan. Tetapi rekan kerjanya yang lain mengatakan bahwa korban sudah tidak ada di tempat tidur.

“Saat itu saksi bersama beberapa orang kerja mencari korban tetapi tidak ditemukan. Kemudian lelaki Yansen Padu melihat bambu yang ada di belakang dapur, tempat tanaman cabe sudah patah. Kemudian sandal korban juga di temukan di belakang dapur di atas air,” ungkap Kapolsek Rural Eris, Iptu Golfried Abast.

“Saat itu juga saksi bersama beberapa orang langsung mengambil kamera air dan langsung menenggelamkan di dalam air, tempat yang dicurigai. Dan ternyata memang korban sudah di dalam air, di dasar danau,” sambungnya.

Menurut Kapolsek, saat itu para saksi langsung menghubungi pihak Kepolisian Sektor Eris.

Kepada Polisi, Yansen Padu menjelaskan, pagi itu saat Jemmy memanggil-manggil nama korban beberapa kali, ia langsung terbangun. Kemudian ia meminta saksi Jemmy untuk melihat di kamar korban. Tetapi korban sudah tidak ada dalam kamar.

“Saat itu kami beberapa orang berusaha mencari korban dan kami melihat di balakang dapur, bambu di belakang dapur tempat tanaman rica, sudah patah. Kemudian menemukan sandal yang sudah di atas air. Kurang lebih 10 meter dari tempat ia jatuh,” beber saksi kepada Polisi.

“Kami pun langsung curiga bahwa korban sudah tenggelam karena tidak tahu berenang. Kemudian mengambil kamera air dan menenggelamkan dalam air dan melihat korban sudah di dalam air, di dasar. Saat itu Pak Jemmy langsung menghubungi anggota Polsek Eris,” tutur saksi Yansen.

Menurut Kapolsek, analisa petugas, korban dicurigai bangun pagi hendak buang air kecil di belakang dapur rumah di sekitar jaring. “Kemudian ia terjatuh ke air dan langsung tenggelam karena sesuai keterangan saksi bahwa korban tidak tahu berenang,” terang Kapolsek Iptu Golfried Abast.

Usai menerima informasi tersebut, menurut Abast pihaknya langsung mendatangi dan mengamankan TKP. “Kemudian memeriksa saksi-saksi, membuatkan visum et repertum, mencari dan menghubungi keluarga,” jelasnya. (Kelly Korengkeng)