Soal PK2MB FH Unsrat Tuntas

240
Hearing DPRD Sulut dengan Unsrat Manado

Manado, MP

Soal Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PK2MB) di Fakultas Hukum (FH) Univesitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado yang sempat kontroversi di dunia maya berlanjut ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut).

Ini menimbulkan kekecewaan bagi DR Flora Kalalo. Nampak sempat meletup dalam hearing di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut) itu.

“Terus terang saya sangat kecewa karena masih saja dipanggil. Dari segi hukum tidak ada masalah hukum. Saya memegang fakultas ini dan terus meminimalisir  supaya mereka tidak membuat kejahatan sampai ke PK2MB,” kata Dekan Unsrat Flora Kalalo  dalam hearing, Kamis (2/8) kemarin.

Ia menyampaikan, anak-anak tersebut harus dibina anak, bukannya diperjualbelikan dan dipertontonkan.

“Ada 725 anak didik kami dan 200 senior yang mendidik sebagai tradisi. Saya harus bawa mereka karena mereka yang lakukan. Menunjukkan bahwa mereka di sini tidak diancam dan tidak diintimidasi,” tegasnya.

Wakil Ketua DPRD Sulut, Stefanus Vreeke Runtu (SVR) menyampaikan, mereka tidak dalam rangka memanggil Unsrat tapi mengundang supaya pihaknya bisa mengetahui informasi yang jelas tentang masalah tersebut.

“Supaya dapat diketahui masalahnya seperti apa. Tapi saya lihat ini nampaknya sudah selesai dengan melihat wajah-wajah adik-adik yang ada di sini. Kami hanya mengundang pimpinan Unsrat untuk mencari tahu persoalan karena kita tahu telah heboh di media sosial,” jelasnya dalam rapat hearing.

Wakil Ketua DPRD Sulut, Wenny Lumentut menjelaskan, pihak dewan tidak bermaksud apapun ketika memanggil pimpinan Unsrat.

Hal itu karena sebagai wakil rakyat, mempunyai tanggung jawab kepada masyarakat.

“Supaya tidak bertanya-tanya. Kalau tidak panggil mereka akan tanya kepada kita sebagai anggota dewan. Memang kita sudah mengirim surat undangan sejak lama tapi mungkin pas sampai, persoalannya sudah diselesaikan. Pastinya persoalan ini kita tahu sudah clear di sini,” tutupya. (Iswan Sual)