Sosialisasi di Manado, Brani Bahas Bahaya Hoax Jelang Pemilu

334

Manado, MP
Senator Sulawesi Utara Benny Ramdhani kembali turun ke daerah. Kali ini Brani menggelar pertemuan dengan warga Kota Tinutuan bersama GP Ansor Manado dan Partai Hanura di Kota Manado, Sabtu (19/1/2019).

Pada pertemuan ini, Senator Brani membicarakan tentang bahaya penyebaran Hoax dan ujaran kebencian jelang pesta demokrasi Pilpres dan Pemilu.

“Di tahun politik ini, semua informasi bisa kemudian dikonversi menjadi isu politik. Tak jarang dijadikan senjata untuk menyerang orang yang memiliki jalan politik yang berbeda,” katanya di lokasi.

Menurutnya, informasi awal yang tersebar ini harus difilter agar tidak berujung pada penyebaran kabar hoax yang tak jarang juga menggiring banyaknya ujaran kebencian.

“Kita harus belajar menjadi defender. Belajar membentangi diri dari informasi yang tidak benar. Kita jangan terpancing untuk menyebar kabar atau berita hoax. Karena pasti kabar hoax ini akan berujung pada ujaran kebencian,” ulasnya.

“Kalau sudah terjadi ini Fatal. Selain bisa menciptakan opini publik, yang menyebar pun pasti akan melalui proses hukum,” jelasnya.

Selain bicara itu, Brani juga berdiskusi tentang banyak tenaga kerja asing datang di Indonesia terutama warga negara China, wacana Anggota Parpol masuk jadi Komisioner KPU. Dimana masyarakat berharap sebaiknya jangan Anggota Parpol masuk dalam Komisioner KPU.

Dalam pertemuan ini juga sedikit menyentil soal pemberantasan korupsi dimana masyarakat berharap ada baiknya menambahkan sangksi sosial untuk para Koruptor. Masyarakat juga menolak revisi PP yang memudahkan Remisi bagi para korupor.