STIPAR Manado Observasi di Boltim

178

Tutuyan, MP

Sekolah Tinggi Ilmu Pariwisata (STIPAR) Manado, menggelar kunjungan observasi mengenai potensi dan atraksi pariwisata serta kebudayaan Bolaang Mongondow Timur (Boltim).

Kunjungan yang berlangsung di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispenbud) Boltim itu, dihadiri oleh 16 orang mahasiswa serta Ketua Lembaga Penelitian dan Ketua STIPAR Manado.

Fendy Parengkuan, pengajar dan Ketua Lembaga Penelitian STIPAR Manado menjelaskan, tujuan kegiatan ini dalam rangka mengobservasi potensi atraksi pariwisata dan kebudayaan Mongondow yang ada di Boltim.

“Bagaimana potensi atraksi pariwisata dan kebudayaan agar bisa menarik wisatawan, terlebih Boltim yang lagi menggalakkan kebudayaan bagian dari trisakti berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi, dan berkepribadian di bidang kebudayaan,” tuturnya.

Ia berharap, Dispenbud Boltim bisa mengarahkan tentang kebudayaan, agar bisa mengetahui mana potensi yang aktual dan yang belum dimanfaatkan.

“Ini juga mengangkat bidang kebudayaan supaya ada nilai jual untuk menarik wisatawan datang ke Boltim,” kata Parengkuan.

Terpisah, Kepala Dispenbud Boltim, Yusri Damopolii mengatakan, ada banyak kebudayaan Mongondow yang perlu diketahui dan ada beberapa yang melekat di masyarakat.

“Yang paling melekat yakni pogogutat. Pogogutat itu yakni setiap ada masyarakat yang membuat acara nikahan, sunatan atau hajatan apa saja, di situ warga ada yang bawa beras, ayam, atau bahan-bahan yang diperlukan. Itu sudah turun-temurun dari dulu sampai sekarang,” tutupnya. (Jerry Isini)