Strategi Manajemen Rektor IAKN Manado Diakui Pentury

425

MANADO, ManguniPost.com – Kemajuan pesat Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Manado di bawah pimpinan Rektor Jeane M Tulung, ikut diapresiasi Direktur Jendral (Dirjen) Ditjen Bimas Kristen, Thomas Pentury, Kamis (13/02).

Menurut Pentury, tangan dingin Tulung kini telah membawa perubahan IAKN Manado menjadi lebih baik.

“Jadi menurut saya luar biasa progress yang dicapai oleh IAKN Manado dalam kurun waktu 13 tahun terakhir. Dan dalam kepemimpinan Ibu Rektor kurang lebih 4-5 tahun terakhir itu juga mengalami akselerasi yang cukup baik,” tutur Pentury.

Tak hanya itu, Pentury juga melihat strategi manajemen yang dijalankan Tulung dalam mengembangkan IAKN Manado, telah memberikan kesan tersendiri baginya disbanding PTKN lainnya.

“Dari aspek infrastruktur sebetulnya tidak relative berbeda, tapi cara mengelolanya itu berbeda. Itu yang saya lihat. Bagaimana menggunakan semua infrastruktur secara efisien, itu saya mendapat kesan bahwa di IAKN Manado lebih efisien dalam penggunaan,” jelasnya.

Selanjutnya, Dirjen Ditjen Bimas Kristen itu mengemukakan bahwa kemajuan program akademik di IAKN Manado juga patut dibanggakan.

“Nah kemudian yang saya kira penting adalah progress program-program akademik. Dan salah satu yang kemudian harus diapresiate adalah program pembelajaran atau program akademik level strata 3. Yang paling tidak telah diakreditasi BAN-PT dan telah keluar hasilnya. Ini menunjukan bahwa ada pengakuan dari baik pemerintah maupun masyarakat terhadap penyelenggaraan pendidikan di IAKN Manado,” tuntasnya.

Terkait pengakuan Pentury terhadap pengelolaan IAKN Manado di bawah kepemimpinannya, Tulung pun menanggapinya dengan rendah hati.

“Terima kasih untuk Bapak Dirjen Ditjen Bimas Kristen, Prof Dr Thomas Pentury, MSi atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan selama ini. Sehingga, IAKN Manado bisa terus bergerak maju menjadi lebih baik, dan itu semua terjadi bukan karena kerja Rektor saja, tetapi atas kerja keras segenap sivitas akademika IAKN Manado,” tandas Tulung. (*)

Penulis/Editor : Jack Wullur