Sundah Angkat Bicara Soal Polemik AKD

117

Tomohon, MP
Menyikapi polemik pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tomohon beberapa waktu lalu, Ketua DPRD, Djemmy Jerry Sundah akhirnya angkat bicara.

Sundah saat diklarifikasi mengenai hal ini menjelaskan, pihaknya telah berupaya memusyawarahkan pembentukan AKD ini. Namun, terjadi deadlock pada saat rapat.

“Intinya dalam pembentukan AKD diupayakan agar dapat dimusyawarahkan antar semua fraksi yang ada. Dan itu diberikan kesempatan dengan waktu yang cukup panjang, tapi musyawarah ini tidak ada titik temu sehingga diambil keputusan melalui voting. Hasilnya 15 anggota dan 2 pimpinan menyetujui akan komposisi yang ada. Jadi bukan hanya keputusan pimpinan,” jelasnya.

Untuk diketahui, DPRD Kota Tomohon telah menggelar Rapat Paripurna pembentukan AKD, Selasa (29/10). Rapat paripurna itu digelar secara tertutup.

Berdasarkan informasi yang dirangkum, pada rapat paripurna itu, Fraksi Restorasi-Nurani telah mengutus, Stanly Wuwung sebagai anggota Banggar. Namun hingga palu diketuk, Stanly tetap tidak terakomodir. Kondisi itu memantik reaksi perlawanan dari Fraksi Restorasi-Nurani. (Kharisma)