Sungai Tondano Tertutup Eceng Gondok, Nelayan Mengeluh

294

Tondano, MP

Daerah aliran sungai (DAS) Tondano yang melintasi beberapa kecamatan di Kota Tondano, tertutup eceng gondok. Akibatnya, nelayan tidak bisa beraktivitas menuju ke Danau Tondano.

Permasalahan eceng gondok di Danau Tondano saat ini semakin kritis. Cepatnya pertumbuhan gulma ini menutupi aliran sungai sangat dirasakan dampaknya pada kehidupan sejumlah nelayan yang ada di beberapa kecamatan di Tondano.

“Sudah hampir sebulan kami tidak bisa mencari nafkah ke Danau Tondano akibat gulma eceng gondok telah menutupi sungai Tondano,” keluh Evert Tombuku, nelayan asal Kelurahan Ranowangko, Kecamatan Tondano Timur.

Evert bersama nelayan lain berharap pemerintah bisa mengambil tindakan dengan membuka jalur walau hanya untuk dilewati perahu.

“Agar nelayan bisa mencari nafkah di Danau Tondano untuk memghidupi keluarga,” ucapnya.

Senada diungkapkan Enos Rambitan. Warga Ranowangko ini meminta pemerintah bisa secepatnya turun untuk mengatasi permasalahan yang terjadi di sungai Tondano tersebut.

Dari pantauan saat ini, para nelayan terpaksa memarkir perahu sambil membetulkan kerusakan-kerusakan kecil pada perahu mereka. Aktivitas ini dilakukan untuk menunggu akses menuju ke Danau Tondano terbuka. (Kelly Korengkeng)