Terkait Keamanan, Legislator Sulut Minta Sinergitas Pemerintah dan Sekolah

193

Manado, MP
Dunia pendidikan di tanah nyiur melambai kembali mendapat sorotan dikarenakan kejadian pembunuhan siswa terhadap guru. Goresan tinta hitam itu memantik reaksi dari legislator gedung cengkih.

Kejadian tersebut diharapkan tidak terulang kembali. Keamanan dan kenyamanan dari tiap-tiap sekolah perlu ditingkatkan untuk melidungi guru dan murid. Sinergitas pemerintah dan sekolah terkait dengan keamanan perlu ada.

“Dengan adanya kejadian ini, tugas dari Satpol PP bukan saja menertibkan peraturan daerah yang ada ataupun juga bertugas di Provinsi Sulut tetapi juga bisa turun ke sekolah-sekolah untuk penertiban. Untuk kejadian ini sekolah sudah ditutup,” ungkap Ketua Komisi Satu, Vonny Paat, Jumat (25/10) di ruang kerjanya.

“Kami juga sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sulawesi Utara, Komisi Satu mengecam tindakan itu sehingga perlu juga kami menghimbau kepada pemerintah provinsi lewat Satpol PP. Baik Satpol PP Provisi dan Kota Kabupaten untuk melakukan penertiban ke sekolah apabila muridnya didapati melanggar aturan yang tidak semestinya. Karena kejadian ini memalukan pemerintahan Sulawesi Utara,” tandasnya.

Paat juga menegaskan, pihaknya akan selalu siap untuk melakukan sidak ke sekolah-sekolah.

“Melakukan sidak ke sekolah-sekolah kalau diminta, kita lakukan. Tetapi anggota DPRD tau akan tugas pokoknya seperti apa. Yang pasti kewenangan kami bersama-sama dengan Komisi Empat untuk turun bersama-sama karena Komisi Satu juga membidangi Kamtibmas,” ujar pentolan PDIP ini.

Dia pun menjelaskan, Komisi Satu telah menyurati pimpinan dewan untuk memohon waktu kepada instansi vertikal. Mereka akan melakukan audiensi sekaligus tatap muka dengan mitra kerja.

“Untuk dekat ini kami sudah menyurat resmi kepada pimpinan DPRD Sulut untuk memohon waktu kepada instansi vertikal yang terkait dengan kami untuk melakukan audiensi selaku mitra kerja. Tetapi kami menunggu jawaban dari pihak kepolisian. Di samping tatap muka dengan mereka, kita juga membicarakan keadaan Kamtibmas yang ada di Sulut. Apalagi dengan adanya kejadian ini,” jelas Srikandi Sulut ini.

“Dengan adanya kejadian ini, sekolah pastinya harus hati-hati lagi, sehingga kami menghimbau kalau perlu ada satpam itu di setiap sekolah. Kita himbau ke sekolah-sekolah yang menjadi kewenangan provinsi. Dan menyangkut sidak Satpol PP, itu juga harus sesuai tupoksinya. Kalau itu kewenangan Satpol PP provinsi mengapa tidak dilakukan,” tuntasnya. (Eka Egeten)