Tim Maleo Bongkar Kasus “Sayat Punggung Remas Jeruk”, 1 Preman Didor!

99

MANADO, ManguniPost.com – Aksi penganiayaan menggunakan senjata tajam (sajam) yang menimpa korban LS alias Lius (33), warga Bailang, Kota Manado, ikut dituntaskan Tim Maleo Polda Sulut berkolaborasi dengan Tim Macan Polresta Manado dan tim Polsek Bunaken, Selasa (31/03).

Dalam membongkar kasus tersebut, sejumlah pelaku dan barang bukti (babuk) telah berhasil diamankan di tempat terpisah. Mereka yang terciduk, yakni El alias Exel, AM alias Pala Bintang, MA alias Bombay, AM alias Arwandi, KR alias Konglis, dan SW.

Kapolda Sulut, Irjen Pol Royke Lumowa dan Direktur Reskrimsus, Kombes Pol Yandri Irsan melalui Komandan Tim (DanTim) Maleo Polda Sulut, Kompol Prevly Tampanguma telah membenarkan adanya penangkapan itu.

Diterangkan Tampanguma, satu pelaku yakni Konglis, mau tak mau harus dilumpuhkan dengan timah panas, karena coba melawan petugas saat dilakukan pengembangan.

“Pada saat mau dibawa untuk tunjukkan barang bukti, Tsk mencoba melakukan perlawanan dan anggota melakukan tindakan tegas terukur dengan menembak kaki Tsk,” terang Tampanguma.

Selain itu, dituturkan pula kasus “sayat punggung remas jeruk” ini terjadi, Minggu (29/03). Saat korban Lius tengah berada di rumahnya. Kemudian datang para pelaku menggunakan topeng, membawa paksa korban keluar rumah menuju Kairagi, lalu melakukan penganiayaan terhadap korban.

Adapun babuk yang turut diamankan dalam pengungkapan kasus ini, di antaranya 1 kendaraan bermotor jenis Suzuki, dan 3 sajam. Sementara itu, untuk penangkapan terhadap tersangka Konglis, dipimpin langsung Ipda Fadhly. Dimana, tersangka yang terkenal sebagai preman itu telah ditangkap di Lawangirung, Kecamatan Wenang. (*)

Penulis/Editor : Jack Wullur