UMP Naik, Legislator Sulut Harap Pemerintah Bantu UMKM

117

Manado, MP
Kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) Sulawesi Utara (Sulut) yang menyentuh angka Rp. 3,3 juta, menurut legislator ‘gedung cengkih’ sudah melalui pengkajian yang matang oleh Pemerintah Provinsi Sulut.

Wakil rakyat berpendapat, UMP yang naik dapat diimbangi dengan bantuan-bantuan dan pengembangan-pengembangan bagi Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM). Karena kenaikan UMP sedikit akan berdampak juga bagi mereka.

“Kita tau bersama di balik naiknya UMP, sisi lain ada pelaku UMKM yang harus diperhatikan seperti dengan pelatihan, pembinaan dan dana stimulus agar mereka bisa naik kelas,” ujar Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sulut Careig Runtu, Senin (04/11) di ruang kerjanya.

Ke depannya Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulut akan turun ke lapangan untuk mengecek implementasi di lapangan apakah penerapan sudah dilaksanakan secara menyeluruh oleh semua perusahaan atau tidak.

“Ke depannya kita akan turun secara langsung untuk melihat apakah ada kendala-kendala terkait penerapan UMP. Dan juga terkait dengan UMKM yang juga terdampak, akan kita diskusikan. Cari solusinya secara bersama sehingga hasilnya yang terbaik. Namun untuk perusahaan yang tentu tidak rugi karena dengan kenaikan UMP, pasti kinerja kariawan juga akan semakin baik,” pungkasnya. (Eka Egeten)