Usai Pesta Miras, 5 Remaja Serang Mobil di Jalan Toliang Oki

325

Tondano, MP
Kamis (17/10), lima orang terduga pelaku pelemparan mobil di Desa Toliang Oki, akhirnya dibekuk Polisi. Data yang diperoleh dari Polres Minahasa menyebutkan, Rabu (16/10) Pukul 19.00 Wita, awalnya kelima pelaku bersama saksi EK, berkumpul di rumah salah satu TSK, NL di Kelurahan Wengkol, Kecamatan Tondano Timur.

“Waktu itu mereka pesta miras,” ungkap petugas di Polres Minahasa.Pada Pukul 20.00 Wita, ketiga pelaku mengantar saksi EK ke rumahnya di Desa Ranomerut, Kecamatan Eris.

Pukul 20.45 – 21.45 Wita, ketiga TSK, NP, TT dan MM mengendarai satu unit sepeda motor jenis Honda Revo milik TSK MM serta dua TSK lainnya, HR dan AS dengan mengendarai satu unit sepeda motor jenis Honda Beat Pop.

“Mereka kemudian melakukan aksi pelemparan 6 unit mobil dengan menggunakan batu di beberapa tempat. Di Desa Touliang Oki, jalan raya Desa Touliang oki – Kiniar dan jalan raya Desa Ranomerut – Tandengan Kecamatan Eris,” terang petugas.

Sekitar Pukul 22.00 Wita, para TSK meninggalkan TKP dan kembali ke rumah masing-masing.

Akibat dari kejadian tersebut, para korban mengalami kerugian materil berupa kaca mobil pecah dan salah seorang penumpang mobil, Revi Poluakan, warga Desa Seretan, Kecamatan Lembean Timur, mengalami luka di bagian kepala dan mata akibat terkena pecahan kaca.

Pada Kamis (17/20), sekitar Pukul 13.55 Wita, para TSK berhasil diamankan satu per satu di beberapa tempat berbeda.

Resmob Polres Minahasa, di bawah pimpinan Kanit Resmob Aiptu Roni Wentuk, mengamankan lima orang lelaki ini di Kelurahan Luaan Kecamatan Tondano Timur, Kelurahan Wengkol Kecamatan Tondano Timur, Warnet Memey Kelurahan Kampung Jawa Kecamatan Tondano Utara dan Kelurahan Kendis Kecamatan Tondano Timur. Mereka ditangkap tanpa perlawanan.

“Selanjutnya TSK digiring ke mako Polres Minahasa bersama babuk batu dan sepeda motor yang dikendarai para pelaku yakni sepeda motor Honda Beat Pop. Satu unit sepeda motor jenis Honda Revo masih dilakukan pencarian. Kelima TSK telah diserahkan ke unit piket Reskrim,” ungkap petugas. (Kelly Korengkeng)