Warga Keluhkan Krisis Air Bersih di Perum Karisma Desa Paret

289

Tutuyan, Mangunipost.com – Kondisi air bersih yang tak stabil mengalir ke Perumahan Umum (Perum) Karisma Desa Paret, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), akhirnya dikeluhkan warga setempat.

Saat bersua dengan wartawan Mangunipost.com, Selasa (26/02). Hanny Lumintang, salah satu warga yang tinggal di Perum Karisma blok C, langsung mengungkapkan unek-uneknya terkait krisis air bersih yang di tengah dialami.

“Hampir setiap hari air yang biasa kami gunakan sering mati. Padahal air adalah kebutuhan yang sangat penting dalam melakukan setiap pekerjan dirumah, apalagi kami sebagai PNS yang beraktivitas setiap pagi, sangat memerlukan air untuk mandi,” curhat Lumintang.

Hal senada juga diungkap Porto Riko Kundayang, penghuni Perum Karisma di blok R. “Untuk mendapatkan air, setiap malam terpaksa kami menampung air di tong biar pagi hari ada air yang bisa dipergunakan untuk mandi dan lain lain,” tuturnya.

Lebih lanjut, Kundayang menerangkan bahwa krisis air bersih ini sudah berlangsung cukup lama. Padahal, pembayaran tagihan air tak pernah terlambat.

“Kondisi air sering tak jalan sudah berlangsung lama dan tidak tahu apa alasannya, padahal kami tidak pernah terlambat membayar. Bakkan untuk memcuci piring saja nanti di cuci malam hari, sebab kalau cuci pada siang hari kami harus menghemat air,” keluhnya.

Terpisah, Sangadi Paret Timur, Hairun Manangin, ketika dikonfirmasi menjelaskan bahwa krisis air bersih terjadi, akibat adanya kerusakan pada bak induk. “Permasalahan air yang selalu mati di lingkar Desa Paret, khususnya Perum, disebabkan ada kerusakan di bak induk, namun kami akan segera memperbaikinya,” ujar Manangin.

“Semua persiapan untuk perbaikan Bak, seperti semen dan sirtu sudah disiapkan di lokasi. Dan falam waktu dekat ini akan diadakan kerja bakti untuk perbaikan bak induk, dan melibatkan masyarakat di dua desa yakni Paret Timur dan Paret Induk. Mengapa melibatkan Paret Induk, karena pengelola air desa ini ada dua, saya dan Sangadi Paret Induk,” pungkasnya, dan turut dibenarkan Sangadi Paret, Ujin Mamonto. (*)

Penulis : Matt Rey Kartoredjo

Editor : Jack Wullur