Wawali Manado: Sangat Bangga Sama Seniman Sulut

356
Mor Dominus Bastiaan, S.E, tengah menikmati salah satu lukisan di Hotel Sintesa Peninsula (mangunipost.com/Iswan Sual)

Manado, MP

Ajang akbar Manado Fiesta 2018 dijadwalkan berlangsung 31 Agustus hingga 9 September 2018. Berbagai kegiatan untuk menyemarakkan pesta sedia disuguhkan kepada khalayak ramai.

Warga dan pengunjung bisa menikmati kegiatan seperti Carnaval & Opening Ceremony, Choir Festival & Grandprix, Vlog & Foto Competition, Festival Kolintang dan Festival Lomba Lawak Terbuka.

Selain itu, ada pula Band Slank Perform, Festival Band, Manado Diving Tourism Trade & Investment Fair Pameran Diving Center, Fashion Show Kaeng Manado Kategori ASN & Umum dan Pemilihan Putera Puteri Manado Fiesta.

Fun Cooking, Cooking Competition, Paragliding International Accurary Open dan selebrasi Pengucapan Syukur Manado hendak pula menambah kemeriahan event ini.

Tak ketinggalan para seniman Sulawesi Utara (Sulut).  Mereka antusias tampil berpartisipasi. Ini diwujudkan dengan digelarnya Pameran Seni Rupa oleh komunitas perupa Torang 19 di Hotel Sintesa Peninsula dari Kamis (31/8) hingga Minggu, (9/9) 2018 nanti.

Diinformasikan ketua panitia John Willem Semuel, karya-karya yang dipanjang merupakan buah tangan profesional antara lain Arie Tulus, John Willem Semuel, Jimmy Manus, Clara Virginia Mengko, Sabrina Makagiantang, Alfian Walukow, Jaya Masloman, Deni Katili, Budiyatmi, Fadjar Imanuel Sahante dan Jeffry Watimena.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wakil Walikota Manado Mor Dominus Bastiaan, S.E. Dalam wawancara Mor mengatakan, bangga dengan upaya para seniman Sulawesi Utara.

Dia menyarankan agar mereka menghimpunkan diri dalam satu wadah agar mudah bagi pemerintah untuk memberikan sokongan.

“Pemerintah Kota Manado bangga dengan para seniman yang telah menyelenggarakan pameran ini. Tapi, mungkin seniman merasa kurang diperhatikan pemerintah.”

“Saya anjurkan agar seniman Sulut terhimpun dalam satu wadah. Karena ada mekanismenya kalau pemerintah mau bantu seniman,” tutur Mor tatkala tengah menikmati lukisan dibdepannya. (Iswan Sual)